Kamis, 30 Januari 2014

ini nih yang dinamakan KACAUU..

Kacauu ini nih..
Baru awal aja, udah terseok seok menyelamatkan hati. Sosok sepertimu sangat potensial membuat aku suka, kagum dan cinta. Apalagi aku ini merupakan orang yang mudah suka terhadap laki-laki yang bisa membuat keadaan nyaman. 
Sekali lagi, aku harus bisa membentengi hati. Aku harus mampu bertahan. Aku harus ingat bagaimana rasa sakitnya berusaha melupakan seseorang yang disayang. Semua keadaan ini, tak boleh gegabah aku artikan. Aku tak boleh tergesa-gesa menyimpulkan. Aku harus selektif akan semua sikap, tindakan, maupun kata-katanya.Aku harus meyakini bahwa ini semata-mata profesionalitas kerja, serta aku harus berpikir bahwa dunianya lebih baik daripadaku. Jadi mungkin aku tak pantas untuknya.
Yaah, kamu,, pasangan satu kepentingan, yang tak sengaja dipasangkan denganku untuk bekerja selama satu tahun kedepan. Aku benar-benar tak menyangka. Dan ternyata kamu orang yang semakin hari semakin care, membuatku nyaman, sesekali merindukanmu dan mampu buatku tersenyum kala mengingat segala waktu yang kita lewati bersama. Ahh,, sudah sudah.. Aku harus ingat bahwa orang-orang yang berada disekitarmu, wanita-wanita yang berada disekelilingmu, di lingkunganmu jelas jauh 1000x lebih baik daripada aku. aku tak ada apa-apanya dibandingkan mereka. Sosok-sosok sholehah, berhijab, santun, kalem. Sedangkan aku, ceroboh, ceplas-ceplos, suka sembarangan, tak memiliki wibawa, masih suka keluar malam dan tak terlalu memiliki batas dengan para cowok. 
Bukannya aku tak ingin berubah, tapi aku sedang berusaha berubah perlahan-lahan. apalagi mendengar kata-katamu yang sempat mengejutkanku hari ini dan beberapa hari kemarin. Kamu menyuruhku memakai rok dan berubah dalam waktu 3 bulan dan akhirnya tercetus kata "pakailah hijab". Ya Allah, kamu benar-benar menjadi godaan terberat hatiku karena kata-katamu itu. 
Sudah sudah, tak perlu gede rasa, itu mungkin sudah diatur oleh para senior dan kamu yang diutus menyampaikannya karena saat ini kamu yang berada dekat denganku. Aku tak boleh gede rasa. 
Saat awal tahun kemaren, aku memang pernah berdoa untuk didekatkan dengan sang jodoh dan minta diberikan suatu pertanda. Namun, aku tak bisa gegabah dan tergesa-gesa mengartikan ini ada hubungannya dengan doaku.
Semoga aku kuat :)

Senin, 13 Januari 2014

ternyata kamuu..

Ternyata kamu..
orang yang aku sayangi selama ini tak ubahnya pengecut, pecundang..
mengklaim dirinya dewasa, tapi bersikap sangat kekanak-kanakan..
meninggalkan seseorang tanpa ucapan dan kembali pada masa lalumu. Sebenarnya tak masalah bagiku, karena melupakanmu tak begitu susah. Hanya saja caramu yang sangat sangat buruk. Setidakmya sebagai sahabat, aku senang dan ikut bahagia melihatmu bisa meraih apa yang selama ini menjadi keinginanmu. Aku hanya sahabatmu kan, dan harusnya kamu tak perlu merasa sungkan atau merasa bersalah seperti itu. 
Dan aku juga kecewa dengan caramu yang meninggalkanku namun membuat skenario seakan-akan aku yang bersalah kepadamu. Itulah mengapa aku menyebutmu pecundang.
ahh, sudahlah. Aku bukan tipe pendendam. Sekarang rasa itu telah hilang bersama semua rasa kecewa dan sekutu-sekutunya. Yahh, aku anggap kau tak pernah ada. 
Namun ingatlah satu hal kawan,
JANGAN PERNAH KAU BERBAGI KESEDIHANMU JIKA KAU TAK MAU BERBAGI KEBAHAGIAANMU!!

Kamis, 09 Januari 2014

Aku akan berlari darimu

Kemarin..
Bener-bener hari yang membuat mood boosterku turus drastis. Apa penyebabnya...??


Saat di kampus, sebelum kuliah, aku menyempatkan diri mampir di fakultasnya. Yah, lagi-lagi ada unsur kesengajaan. Dan memang benar, aku bertemu dengannya. Tapi, semua malah membuatku semakin dan semakin galau. Aku sudah tak diperdulikan lagi. Aku benar-benar bodoh. Kenapa aku begitu sayang kepadanya.

Dan di tengah teman-temanku, aku menerima suntikan tajam. Udah, lupakan dia, dia tak baik untukmu. Begitu kira-kira. Dan akhirnya, saat malam hari, salah satu sahabatku, Marizha, menasehatiku kembali untuk benar-benar membunuh dia dari hatiku. Membumihanguskan segala yang sesuatu yang berhubungan dengan dia. Termasuk kontak BBM. Yah, aku sudah men-delete nya dari kontakku. 

Aku tak yakin bisa melupakannya dengan cepat. Tapi pasti aku akan berusaha secepat mungkin. Kini aku tak berjalan lagi, namun aku akan berlari secepat yang aku mampu untuk menghindar dari bayanganmu. Aku tak berkata cukup, tapi sangat cukup untuk dia ku biarkan mengobrak abrik hatiku. 
Dan sekarang..
Benar benar selamat tinggal..
Pada hubungan satu bulan itu..
Pada kenangan selama beberapa bulan terakhir ini..
Selamat tinggal..

Aku tak mengharapkan lagi kau kembali seperti dalam doa-doaku sebelumnya..

Selasa, 07 Januari 2014

Kita tak pernah berpapasan..

Semenjak hari itu, kita tak pernah bertegur sapa. Ohh, hanya sekali, waktu itu, di depan perpustakaan. Tapi bukan hanya kita berdua, kita bertemu di tengah teman-teman. Dan setelah itu, tak ada lagi interaksi di antara kita. Tak ada pesan singkat, tak ada pertemuan. Bahkan, jalan yang kita lewati tak pernah berpapasan. Padahal, ada sedikit kesengajaan yang aku buat agar bisa bertemu denganmu, dan hasilnya nihil.
Kemarin, aku hanya bermaksud untuk mencairkan suasana di antara kita. Ya, agar hubungan kita baik lagi. Bagaimanapun, kita pernah punya cerita kan. Tapi itu semua tak berhasil. Jawaban ketus yang aku terima. Dan memang benar, aku tak tahu apa-apa. Kamu masih saja tak bisa di tebak. 

Setelah kejadian itu, aku benci denganmu?? Aku dendam denganmu?? Entahlah.. Yang jelas, air mataku tak tertahankan untuk membasahi pipi. Bahkan sebuah catatan kecil yang pernah kamu tuliskan itu aku hanguskan. Benar-benar diliputi kekecewaan. Sangat kecewa.

Aku memang pernah meninggalkan seseorang tanpa pesan dan sekarang aku menikmati rasanya. Sungguh sangat sakit. Apakah ini karma??

Sampai detik ini, aku masih berharap bisa bertemu dengamu. Masih berharap jalan kita bisa berpapasan. Masih berharap hubungan kita kembali baik seperti dulu.

Aku tak meminta hubungan spesial diantara kita. Dari dulu aku tak pernah menuntutmu bukan. Aku hanya ingin kita berteman, bersahabat. Hanya itu..

Jumat, 03 Januari 2014

Melupakanmu???

Ahh, today I remember about someone. Last week, I thing its last meet with him. Last meet?? I don’t know. But, after that, we don’t communicate again.  We go away, and I become hate his. I don’t know my mistake, or what happened with us. Its suddenly. Ahh, it’s make me “galau”. But, if this he wants, I can’t do something..
Bye bye my new bestfriend.. I hope you always happy wherever you are. You left without saying a word. I understand. I did not mean anything for you.  If we meet again, don’t forget to introduce your self to me. 
Ohh ya, because of you, now I like this song " I Will Forget You", its korean, but translate to Indonesian 

Aku tau ini akan seperti ini
Mulai dari sekarang, kau akan menjadi orang yang aku tak tahu
Seperti seseorang yang tak pernah aku lihat
bahkan jika kita bertemu di jalan, jalan kita tidak pernah bertemu
aku baik baik saja
aku melupakanmu
aku bahagia  di duniaku yang sibuk
aku sudah bertemu dengan orang yang baik
berbicara tentang cinta, cinta yang lain akan datang
pasti akan datang
meskipun sakit sekarang, dengan berjalannya waktu, luka akan sembuh
I hope I can strong, and really can forget you.. althought I don't know why you left me..
Bye Bye..

Rabu, 01 Januari 2014

New Year, New Hope, New Story

alhamdulillah masih diberikan kesempatan dan umur panjang hingga sampai di tahun 2014. dengan penuh pengharapan, semoga tahun ini lebih baik dari tahun  kemarin dan resolusi tahun ini dapat tercapai.
tahun ini merupakan tahun dimana aku harus merampungkan studi S1 ku, aminn, namun sekaligus juga aku mendapat amanah besar sebagai wakil gubernur Fakultas Ekonomi. Harus pintar dalam membagi waktu. dan slogan untuk tahun 2014 adalah, TIAP HARI HARUS PRODUKTIF. aminnn

Terima kasih Allah atas segala yang terjadi di tahun 2013..
Terima kasih atas segala berkahMu
Terima kasih atas segala ujianMu yang membuatku semakin dewasa
Terima kasih atas segala rasa yang mampu memguatkan hatiku
Terima kasih karena Engkau berikan orang-orang yang menyayangiku, sahabat-sahabat yang belalu bersamaku, orang-orang baru yang hebat..
Terima kasih atas segalanya...

Semoga aku menuliskan hal hal indah, baik dan bermanfaat di buku 2014.. aminn