Aku yang tak mengerti tentang perasaan ini. Tak mengerti atau tak mau mengerti?? Entahlah. Rasanya semua klise, semu. Mungkin seperti itulah hadirmu di dekatku. Seperti gunung yang terlihat dekat, tapi pada kenyataannya jauh. Kamu yang aku rasa sudah dekat, tapi itu hanya ilusi semata.
Seberapa pengaruhnya dirimu terhadapku?? Aku tak berani memberikan jawaban. Mengetahui kabarmu saja, aku sudah senang. Apalagi bisa melihat sosokmu. Aku senang dengan gaya bicaramu yang apa adanya. Dan aku bahagia ketika kamu membutuhkanku, menepati janjimu untuk datang kepadaku walau sebentar. Aku bahagia saat kamu mencurahkan isi hatimu. Saat kau tak memberi kabar, hari itu serasa mendung, tak bersemangat. Dan itu sudah menjawab bagaimana pengaruhnya dirimu terhadapku.
Ini salahku, terlalu menaruh hati padamu. Malah kadang aku berharap lebih kepadamu, tapi kadang juga aku tak berani. Mungkin karena sebab itu, makanya aku tak berani berharap lebih.
Entahlah, aku juga tak mengerti kenapa kamu sebegitu berpengaruhnya terhadapku padahal kedekatan kita baru sebentar. Terlalu cepat aku meletakkan hati dan apakah cepat juga aku bisa melupakanmu??
Entahlah.. Ahh entahlah Tuan..

ahahahahhah,,, ngakak deh liat fotonyaaaa,,, uuuu...
BalasHapus