Sabtu, 02 November 2013

Pertama....

inilah tulisan pertama di blog ini. Bisa dibilang terlambat jika baru pada masa ini aku membuat suatu blog pribadi. Ahh mundur selangkah kan tak masalah, seperti anak panah yang harus direnggangkan ke belakang dan baru akan melesat dengan cepatnya.

Tak pernah terpikir berada pada suasana tanggal 08 Juli 2012 yang membuat diri ini begitu terguncang. Siang itu, selepas sholat dhuhur, ibu tercinta pergi ke kehidupan yang lebih kekal di sisi-Nya. Dan saat itu, aku mencaci maki jarak. Jarak memang kejam!! Karenanya, aku tak bisa hadir di moment terakhir yang seharusnya aku bisa memandikan ibuku untuk terakhir kalinya. Yang seharusnya, aku bisa mengantarkan ibuku ke tempat yang dingin dan sunyi itu. Jaraakkkk!!!!
kini,, suara lembut yang biasa aku dengar lewat telpon setiap harinya itu tak terdengar lagi. Celotehan, omelan maupun nasihatnya hanya terngiang-ngiang di telinga. Sosoknya hanya bisa aku jumpai lewat mimpi. Aku merindukan segalanya tentangmu ibu. Terutama doa tulus untukku yang tak sengaja aku dengar di kala engkau sholat. 

tapi, aku tak boleh berada dalam keadaan mendung seperti ini. Bagaimana mungkin aku bisa mewujudkan mimpi ibu, jika aku tak memiliki semangat untuk bangkit. yuph,, aku si sulung yang harus tegar karena ketegaranku akan berimbas pada semangat adik-adikku.

Setahun lebih sudah aku tanpamu ibu. Dan sekarang aku hampir menyelesaikan studiku. Satu tantangan yaitu Kuliah Kerja Nyata baru saja aku lewati. Bersama 14 orang yang sudah seperti keluarga berada dalam satu gerbong kereta dan menempuh perjalanan selama 60 hari bersama. Hingga pada 20 September 2013, kami bersama-sama keluar untuk menuju tujuan masing-masing dan berjanji akan bertemu lagi dalam masa yang berbeda.

Sekarang, tugas akhir pun telah menunggu. Mengumpulkan puing-puing semangat yang sempat tercecer setelah Kuliah Kerja Nyata. Mengerahkan segala daya dan upaya sembari terus ingat bahwa Ibu ingin aku cepat lulus dari kampus Pinang Masak itu.  
Semangat itu harus dinyalakan lebih berkobar lagi,,
Resolusi bertinta merah itu harus terwujud..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar